HOME
Home » Kesehatan » Penyakit Pertusis (Batuk Rejan) Sembuh dengan Lidah Buaya

Penyakit Pertusis (Batuk Rejan) Sembuh dengan Lidah Buaya

Posted at October 15th, 2017 | Categorised in Kesehatan

Pertusis yang sering disebut batuk rejan adalah penyakit infeksi bakterial yang menyerang sistem pernapasan yang melibatkan pita suara (larinks), trakea dan bronkial. Infeksi ini menimbulkan iritasi pada saluran pernapasan sehingga menyebabkan serangan batuk yang parah. Batuk rejan disebabkan oleh infeksi bakteri Bordetella pertussis dan kadang-kadang oleh Bordetella parapertussis atau Bordetella bronchiseptica. Penularannya melalui batuk atau bersin yang dihamburkan ke udara oleh penderita yang terinfeksi. Secara tipikal, serangan batuk rejan terjadi secara mendadak, terutama pada malam hari. Selanjutnya, barulah gangguan ini meningkat ke stadium penyakit yang sebenarnya, yakni batuk terus-menerus diselingi tarikan nafas panjang dan berbunyi (whoop) yang diakhiri dengan muntah. Karenanya, selama batuk biasanya bayi tidak bernafas.

pertusis sembuh dengan lidah buayaBatuk rejan (Pertusis) dapat menyerang segala umur, 60 % menyerang anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun. Penyakit ini akan menjadi serius jika menyerang bayi berumur kurang dari 1 tahun. Biasanya pada bayi yang baru lahir dan keadaannya menjadi lebih parah. Bayi yang menderita batuk rejan, masa inkubasinya antara 6-20 hari dengan rata-rata 7 hari, harus segera dibawa ke dokter. Karena, penyakit ini mampu menimbulkan komplikasi berupa gangguan saluran pernafasan seperti radang paru-paru (bronchopneumonia) yang merupakan komplikasi berat yang paling kerap terjadi dan menyebabkan kematian pada bayi dibawah usia 1 tahun. Komplikasi lain adalah kejang, hernia dan lainnya.

Gejala Penyakit Pertusis

Gejala atau tanda pertama dari batuk rejan muncul sesudah 7-14 hari terinfeksi oleh bakteri Bordetella pertussis. Batuk rejan (Pertusis) berlangsung dalam 3 stadium dengan masing-masing stadium berakhir 2 minggu. Stadium awal menunjukkan gejala batuk yang teriritasi terutama pada malam hari, serangan batuk biasanya didahului bersin, nafsu makan hilang, lesu, mata kelihatan merah dan berair. Pada stadium kedua, batuk semakin parah disertai dahak kental. Setiap batuk diakhiri suara melengking atau gonggong dan berulang-ulang dengan cepat. Penderita dapat mengalami muntah di antara serangan batuk. Selama batuk, muka penderita kelihatan merah kebiru-biruan, urat leher tegang, air mata tergenang dan lemas. Pada bayi serangan batuk dapat menyebabkan bayi tidak bernafas secara periodik, kekurangan oksigen, dan gangguan metabolisme. Stadium kedua merupakan stadium yang paling rentan. Stadium akhir intensitas batuk yang mengikil serta muntah berkurang dan hilang secara bertahap.

Pencegahan Penyakit Pertusis

Pencegahan penyakit ini sebenarnya bisa dilakukan sejak dini dengan pemberian imuniasi DPT, yaitu mencegah penyakit difteri, pertusis (batuk rejan) dan tetanus. Terutama untuk bayi baru lahir. Biasanya vaksin diberikan pada interval bulanan di tahun pertama kelahiran, dan dua dosis booster saat umur satu setengah tahun dan lima tahun.  Imunisasi ini bisa mencegah terjadinya batuk rejan. Selain memberikan imunisasi, penuhi kebutuhan gizinya, pastikan juga kebutuhan cairannya terpenuh dan hindari faktor-faktor yang bisa memberatkan batuk seperti menangis berlebihan. Pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Berikan makanan yang bergizi yang mudah dicerna sedikit demi sedikit.
  • Hindari makanan yang banyak mengandung pemanis buatan, gorengan, dan makanan/minuman dingin.
  • Tumbuhan obat atau herbal yang dapat digunakan untuk pengobatan batuk rejan diantaranyaberkhasiat sebagai anti-infeksi, antibakteri, antibiotik, antibatuk (antitussive), peluruh dahak (ekspektorant). .

Penyakit Pertusis (Batuk Rejan) Sembuh dengan Lidah Buaya :

Kupas kulit luar daun lidah buaya berukuran sekitar 15 – 18 cm. Lalu buang durinya. Cuci lendirnya dan potong-potong. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Kemudian ditambah gula. Saring dan minum 3 kali 1/2 gelas sehari.

Semoga Bermanfaat.

Baca Juga kumpulan Cara Ampuh mengatasi Penyakit secara Ampuh dan Alami

No comment for Penyakit Pertusis (Batuk Rejan) Sembuh dengan Lidah Buaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Penyakit Pertusis (Batuk Rejan) Sembuh dengan Lidah Buaya

vocational nursing school

“Getting a head to the Next Level with vocational nursing school”

Posted at November 19, 2017

Nursing education has grown to be one of the most favorite majors in medical science. Along with the increasing awareness on the importance of... Read More

Arti tulisan cakar ayam resep dokter

Zaman Now “Kamu Harus Tau Arti Tulisan Cakar Ayam Resep Dokter”

Posted at November 17, 2017

Ketika kita sedang sakit dan pergi ke dokter, selesai diperiksa ini dan itu lalu sang dokter bilang kalau anda telah mengalami gangguan kesehatan, dan... Read More

general nursing school

The Choices of Degrees in Nursing School

Posted at November 14, 2017

Every nurse surely wants to be a Registered Nurse (RN). For this, she must meet the minimum requirement standard of education. There are three... Read More

general-nursing-school-7

Kumpulan Istilah-Istilah Dalam Bidang Kesehatan (Medis) Paling Lengkap

Posted at August 9, 2017

Sukur Alhamdulillah anda dapat singgah di situs (blog) ini serta dapat membaca info karna karunia Allah yang demikian mengagumkan, yakni berbentuk kesehatan. Tiap-tiap orang... Read More


EnglishFrançais
Content Blocked

To view the content please help us by clicking on one of the social icons, thanks for everything.


Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats